A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pukuli Pramugari, Pejabat Cina Dinonaktifkan - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Sriwijaya Post

Pukuli Pramugari, Pejabat Cina Dinonaktifkan

Rabu, 5 September 2012 05:25 WIB
SRIPOKU.COM - Seorang pejabat Cina yang dituduh melakukan pemukulan terhadap seorang pramugari telah dinonaktifkan selama penyelidikan berlangsung.

Kantor berita Xinhua menyebut Fang Daguo sebagai pejabat senior dari Distrik Yuexiu di provinsi Guangdong.

Ia dituduh menyerang si pramugari karena perselisihan terkait bagasi dalam penerbangan dari Hefei ke Guangzhou pekan lalu.

Awalnya, penyelidikan lokal membebaskan dirinya dari semua tuduhan dan keputusan itu memicu kemarahan para netizen dan media pemerintah.

Insiden yang terjadi hari Rabu lalu itu teruangkap setelah pramugari maskapai China Southern Airlines itu melaporkannya di situs mikroblog.

Kisahnya diretweet lebih dari 30.000 kali, seperti dilaporkan Shanghai Daily. Foto-foto memar, lecet dan sobekan di seragamnya akibat pemukulan itu juga dipublikasikan online.

'Tegas'
Pada hari Jumat, pernyataan pemerintah setempat menyalahkan istri Fang atas insiden itu, tetapi membebaskan si pejabat dan mengatakan kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan.

Tetapi netizen dan kantor berita Xinhua mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

Xinhua menurunkan laporan Sabtu yang mengkonfirmasi pernyataan si pramugari, dan mengutip seorang saksi mata di penerbangan tersebut.

Menurut Xinhua kejadian itu dipicu argumen karena si pejabat tidak bisa meletakkan tasnya akibat kompartemen bagasi di atas kursi penumpang sudah penuh.

Dalam laporan yang dipublikasikan Senin malam, pasangan suami istri tersebut "mengeluarkan aroma alkohol."

Editorial Global Times mengatakan konflik antar apejabat dengan publik "semakin bermasalah."

"Opini publik mengambil sikap tegas terhadap pembatasan kekuasaan," kata editorial tersebut.

"Inilah sebabnya, setiap tindakan pejabat yang tidak layak, apa pun situasinya, dapat berujung pada peristiwa publik yang dapat menarik perhatian nasional."

Para pengguna internet sangat vokal dengan kritik mereka terhadap para pejabat yang dinilai melakukan kesalahan.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
126092 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas