Cedera Pupuskan Harapan Ivan
"Mudah-mudahan atlet dari cabor lainnya bisa memberikan yang terbaik bagi Sumsel," pungkasnya.
Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Hendra Kusuma
"Perasaannya sedih, apalagi pelaksanaan PON sudah tidak lama lagi, dan ternyata nasib berkehendak lain," katanya ketika dihubungi Sripo, Sabtu (17/8/2012).
Diakuinya, cederanya ini sebenarnya sudah cukup lama dapatkan, tepatnya awal bulan Ramadhan, saat sedang menjalani latihan. Prediksi Tim Dokter KONI Sumsel, cedera lutut ini memerlukan perawatan paling tidak tiga bulan, karena itulah kemungkinan mengkiti PON Riau, September ini sangat tipis.
"Saya juga sudah perikasa ke dokter pribadi dan hasilnya tetap sama, saya disuruh istirahat dulu," katanya.
Akibat cedera yang dialaminya ini, Ivan mengaku terpaksa membuat surat pengunduran diri yang ditujukan ke PB PON. Isinya menyebutkan tidak akan ambil bagian dalam pagelaran nasional. Hanya saja, surat yang ditujukan itu belum ada kabar hingga saat ini, apakah namanya benar-benar telah dicoret atau belum."Jadi sekarang saya belum tahu akan ikut PON atau tidak. Pastinya saya tidak bisa memaksakan diri lebih jauh sebab akan bertambah fatal," jelasnya.
Ditanya apakah ada kemungkinan untuk diganti atlet lain? Ivan menjawab peserta cabang olahraga angkat berat ini tidak bisa diganti karena berdasarkan entry by name. Tiket PON-nya ini ia dapatkan pada ajang pra kualifikasi di Bandung lalu, dengan berhasil menduduki peringkat ke-5.
"Padahal keinginan untuk memperbaiki rekor angkatan sedang menggebuh-gebuhnya tahun ini, tapi apa boleh buat. Sebenarnya saya juga merasa sedikit kecewa, namun tetap semunya harus terus berjalan."Mudah-mudahan atlet dari cabor lainnya bisa memberikan yang terbaik bagi Sumsel," pungkasnya.