A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pemkab OKI Tak Buka Lowongan CPNS - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Sriwijaya Post

Pemkab OKI Tak Buka Lowongan CPNS

Selasa, 7 Agustus 2012 15:42 WIB
Pemkab OKI Tak Buka Lowongan CPNS - Kepala_BKD_OKI_H_Maulan_Aklil_SIP_MSi.JPG
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kepala BKD OKI Maulan Aklil
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memastikan di tahun ini belum ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Pemkab OKI. Pemerintah lebih fokus pengangkatan tenaga
honorer menjadi CPNS.

Kepala BKD OKI H Maulan Aklil SIP MSi, Selasa (7/8/2012) mengatakan, tidak adanya rekrutmen CPNS untuk Pemkab OKI pada tahun ini karena tidak tersedia jatah lowongan sesuai kebutuhan pegawai.

“Sebelumnya pihak pemerintah sudah mengupayakan untuk diberi kuota agar di wilayah OKI ada penerimaan CPNS. Bahkan usulan kebutuhan PNS sesuai analisis jabatan (Anjab) juga sudah di ajukan ke pusat, tetapi belum disetujui,” kata Maulan.

“Hanya beberapa kabupaten di Sumsel yang diberi kesempatan untuk membuka penerimaan CPNS seperti Kabupaten Empat Lawang,” ujar Maulan.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan tawaran oknum yang tidak bertanggung jawab dengan iming-iming jasa bisa membantu anggota keluraganya menjadi CPNS.

”Saya akui banyak oknum yang mencatut nama saya. Mereka menawarkan jasa bisa membantu memasukkan jadi CPNS dengan imbalan uang, itu semua tidak benar,” ujar Maulan.

Dengan demikian lanjut Maulan saat ini pemerintah masih fokus pada proses pengangkatan pegawai honorer kategori satu (K1) dan kategori dua (K2).

”Kemarin ada sekitar 60 orang honorer K1 yang lolos verifikasi di pusat, tetapi banyak yang tidak tepat sasaran, pemerintah mengusulkan untuk di verifikasi ulang oleh pihak pusat di BKD OKI, sehingga honorer yang diangkat itu tepat sasaran,” terangnya.
Penulis: Mat Bodok
Editor: Soegeng Haryadi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
123746 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas