Jumat, 4 September 2015

Semarak Takbir Warnai Pawai Mobil Hias

Senin, 6 Agustus 2012 23:07

Iring-iringan kendaraan menyerupai beragam bentuk kreasi, memamerkan keindahan menyisir Jl Jenderal Sudirman-Jl Kapten Rivai-Jl Merdeka. Lantunan shalawat dan beragam nyanyian serta syarofal anam terdengar dari awak armada yang turut serta. Melukiskan kekayaan budaya yang kian menyemarakkan  pesta budaya malam Nuzulul Quran Ramadan 1433  H.

Sebagian bahkan melantunkan takbiran, sebagai ciri khas lebaran. Sekitar 35 mobil hias yang turut berpartisipasi, mengambil bagian atau porsi masing-masing sesuai konsep yang direncanakan untuk menarik perhatian pengunjung. Ada yang menyerupai bangunan masjid dengan nuansa Arab. Ada pula yang berani menampilkan kreasi berbeda berupa kura-kura raksasa seperti milik Kabupaten OKU Timur. Tak hanya mobil hias, motor hias dan juga becak hias juga turut menyemarakkan pawai tersebut.

Ketua DPW Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) Wasista Bambang Utoyo mengatakan Festival Palembang Darussalam ini sudah menjadi agenda rutin dan dilaksanakan setiap 17 Ramadan. Kegiatan ini diisi dengan berbagai acara dan perlombaan, mulai dari syarofal anam, pencak silat, rebana, mobil hias dan eskebisi perahu hias yang rencananya akan mulai dipertandingkan tahun depan.

“Kita patut bersyukur acara ini semakin baik dari tahun ke tahun. Acaranya selalu meriah dan penontonnya tumpah ruah. Ke depan akan kita buat lebih meriah lagi dengan menyertakan festival kuliner dan bercerita menggunakan bahasa Palembang asli,” ujar Wasista.

Apresiasi yang tinggi juga disampaikan Wakil Gubernur Sumsel H Eddy Yusuf, mewakili Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang saat ini tengah melaksanakan ibadah umroh. Menurut Eddy, Festival Palembang  Darussalam layak mendapatkan apresiasi dan dukungan karena  merupakan upaya pelestarian nilai-nilai buya Bumi Sriwijaya. Dikatakan,  Pemprov Sumsel sudah menetapkan even tahunan ini dalam agenda tetap  dan akan menganggarkan dana khusus melalui APBD. “Insyaallah  anggarannya akan kita lipat gandakan, asalkan warga Sumsel tetap  rukun,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ketua DPR RI Marzuki Ali. Cek Ali, panggilan akrabnya menilai kegiatan ini patut mendapatkan dukungan semua pihak untuk mempertahankan nilai-nilai budaya Palembang. Sebab, kata dia, belakangan ini nilai-nilai budaya dimaksud sudah mulai memudar seiring perkembangan teknologi dan minimnya kepedulian masyarakat  Palembang sendiri.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan semacam ini, nilai-nilai budaya plembang bisa terus berkembang dan dikenal seluruh dunia pada saatnya,” kata Cek Ali.

Halaman12
Penulis: Eko Adiasaputro
Editor: Hendra Kusuma
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas