• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Sriwijaya Post

Musim Depan SFC, Hanya Pakai Tiga Pemain Asing?

Senin, 6 Agustus 2012 21:49 WIB
Musim Depan SFC, Hanya Pakai Tiga Pemain Asing?
SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA
Hendri Zainudin
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Wacana baru mengemuka dari PT Liga Indonesia selaku operator Indonesia Super League (ISL), untuk menetapkan hanya tiga pemain asing saja dari tiap klub guna mengarungi kompetisi 2012/2013, yang akan diperkirakan berlangsung pada November atau Januari tahun depan.

Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainuddin mengungkapkan  bahwa wacana ini didapatkan dalam pertemuan yang dilakukan oleh perwakilan seluruh klub-klub ISL di Jakarta kemarin. Keinginan untuk menetapkan hanya tiga pemain asing yang dipakai pada musim depan,  tidak lain dimaksudkan untuk lebih mengoptimalkan potensi-potensi dari pemain lokal yang ada di Indonesia.

"Apalagi sejak musim kemarin SFC sudah tidak lagi ditopang oleh dana APBD (Anggaran Dasar Belanja Daerah), tentu kebijakan lama yang membolehkan merekrut lima pemain asing akan sangat memberatkan keuangan klub," katanya ketikan dihubungi Sripo, Senin (6/8/2012).


Seperti yang diketahui bahwa saat ini SFC memiliki lima legiun asing, yakni Keith Kayamba Gumbs, Thierry Gathuessi, Hilton Moreira (Eropa), Jamie Coyne dan Lim Joon Sik (Asia). Maka dengan adanya wacana ini maka otomatis manajemen SFC mau tidak mau harus melepas dua pemain andalannya pada musim depan.

Tentu andaikata kebijakan ini disepakati tentu manajemen harus lebih pandai untuk meracik skuad musim depan, apakah lebih mementingkan lini depan yang dihuni oleh Kayamba dan Hilton atau lini belakang yang dihuni Thierry dan Coyne, ataupun racikan lainnya.

"Semuanya baru sebatas wacana yang dikemukakan oleh peserta rapat dalam pertemuan pertama antar klub-klub ISL, keputusannya belum final. Tentu saja kalau ini disepakati jelaa manajemen akan bergerak cepat untuk melakukan evaluasi, mana-mana saja pemain yang akan dipertahankan guna memperkuat SFC musim depan," tegas
Hendri.

Ditanya apakah langkah ini tidak terlalu prematur ketika JC sedang sibuk  melakukan proses rekonsiliasi dari kedua belah pihak yang sedang  berseteru, yakni PSSI Djohar Arifin Husein dan KPSI La Nyala Matalitti?  Hendri berujar langkah cepat ini bukannya dimaksudkan tidak optimis  dengan proses yang dilakukan oleh JC sekarang ini. Hanya saja pihak  KPSI, PT Liga Indonesia dan Klub-klub ISL tentu tidak ingin terkatung-katung dengan situasi yang tidak jelas ini.

"Oleh karena itulah sembari menunggu format kompetisi musim depan yang dikeluarkan JC, selaku pihak yang berwenang untuk menyelesaikan konflik ini, kita akan tetap mengikuti petunjuk-petunjuk dari KPSI dan PT Liga," jelasnya.
Penulis: Darwin Sepriansyah
Editor: Hendra Kusuma
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
123667 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas