Distro Waka-waka Diserang Geng Motor
Distro Waka waka milik kelompok suporter SFC yang berlokasi di Jl Gub H Bastari depan Kantor DPRD Palembang diserang orang tak dikenal.
Tayang:
Editor:
Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Distro Waka waka milik salah satu kelompok suporter SFC yang berlokasi di Jl Gub H Bastari depan Kantor DPRD Palembang No 21 RT 09 RW 02 Kel 8 Ulu Kec SU I, diserang sekelompok orang tak dikenal, Kamis (20/7/2012) pukul 23.30.
Sekelompok orang yang menggunakan sekitar tujuh unit sepeda motor layaknya kelompok geng motor, menyerang distro dengan cara melakukan penyiraman bensin dan membakar distro yang ketika itu sedang tutup dan tidak dihuni orang.
Beruntung kobaran api bisa dipadamkan secepatnya oleh warga sekitar yang melihat adanya peristiwa kebakaran. Kondisi distro hanya mengalami kaca depan pecah dan pintu yang gosong.
"Warga berteriak ember-ember untuk padamkan api yang disiramin air. Aku sendiri tidak tahu kejadian sebenarnya yang mengakibatkan adanya kebakaran di depan distro SFC. Untunglah api bisa dipadamkan karena rumah aku di belakang distro," ujar Melinda (30), salah satu warga sekitar distro, kepada Sripoku.com, Jumat (20/7/2012)
Sementara itu, Qusoy (36), ketua kelompok suporter SFC yang distronyo dibakar sekelompok orang tak dikenal ketika berada di TKP mengatakan, peristiwa kebakaran kasusnya sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. "Dari keterangan teman-teman kami dan warga yang melihat, orang yang membakar distro ini ada sekitar tujuh motor. Kebakaran disebabkan karena siraman bensin bukan bom molotov karena tidak ada pecahan kaca botol," ujarnya.
Ketika ditanyai tentang motif terkait adanya kebakaran distro, Qusoy mengakui tidak tahu pasti motif dari pelaku yang melakukan penyerangan sekelompok dengan cara pembakaran yang mengakibat kerugian sekitar Rp1 juta karena pintu gosong dan kaca depan distro pecah serta satu unit kipas angin yang ikut terbakar. terbakar serta
"Motifnya masih tanda tanya, apakah persaingan usaha bisnis atau dampak terjadinya bentrokan. Pastinya kebakaran ini kasus kriminal, karena distro terletak dipemukiman warga. Kata saksi yang melihat, sekelompok orang itu berlari berpencar ke arah Kertapati dan Jembatan Ampera karena aksi mereka dilihat anggota kepolisian yang sedang melintas," ujarnya.
Kapolsek SU I Palembang Kompol Imam Tarmudi didampingi Kanit Reskrim Iptu AK Sembiring mengatakan, terjadinya peristiwa kebakaran distro milik salah satu kelompok suporter SFC masih diselidiki petugas lebih lanjut. "Mengenai asal mula api yang menyebabkan adanya kebakaran, hingga kini petugas masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
