Rabu, 26 November 2014
Sriwijaya Post

Warga OKU Timur Ramai-ramai Tanam Ubi Racun

Selasa, 26 Juni 2012 13:44 WIB

Warga OKU Timur Ramai-ramai Tanam Ubi Racun - UBIRACUN.JPG
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Sukiyem menanam ubi racun di lahan miliknya Selasa (26/6). Sebagian besar masyarakat yang lahannya berlokasi di dataran tinggi memilih untuk menanam ubi racun dibanding tanaman lain.
SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Sebagian besar masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur khususnya di wilayah Martapura dan sekitarnya mulai beralih ke tanaman ubi racun.

Hal itu terlihat dari ribuan hektare (Ha) lahan yang sudah ditanami ubi racun.

Sebelumnya, para petani ini memilih untuk menanam jagung serta jenis pertanian lain seperti kacang tanah dan kacang hijau, namun sejak harga ubi racun melonjak dan hama yang tidak terlalu banyak, petani mulai memilih untuk beralih ke tanaman ubi racun.

Umumnya, lahan yang ditanami ubi racun adalah lahan yang berlokasi di dataran tinggi yang tidak bisa dijadikan lahan sawah.

Namun tidak sedikit juga petani sawah yang menjadikannya menyelingi lahan sawah mereka dengan tanaman ubi.

Sumanto (80) warga terukis yang ditemui ketika sedang menanam ubi bersama istrinya Sukiyem (45) Selasa (26/6/2012) mengatakan, prospek menanam ubi lebih besar dan lebih berpeluang dari tanaman lainnya.

Selain hama yang tidak terlalu mengancam, harga dan perawatan yang tidak terlalu sulit membuat para petani lebih memilih beralih ke tanaman ubi racun.

“Pemasarannya juga tidak terlalu sulit. Kita hanya menemui pabrik untuk menawarkan tanaman ubi kita, pabrik yang nantinya akan melakukan pengecekan. Jika cocok, mereka akan mencabutnya sendiri dan kita hanya menunggu pembayaran,” jelas Sumanto kepada Sripoku.com.
Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas