A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Abdul-Amrah Divonis 12 Tahun Penjara - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Sriwijaya Post

Abdul-Amrah Divonis 12 Tahun Penjara

Selasa, 19 Juni 2012 18:52 WIB
Abdul-Amrah Divonis 12 Tahun Penjara - AMRAN.JPG
SRIPOKU.COM/ZAINI
Sejumlah keluarga dan kerabat yang terharu memeluk Amrah Muslimin (kiri), terdakwa kasus korupsi Bank BRI, ketika menuju mobil tahanan usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (19/6/2012). Amran merupakan divonis 12 tahun penjara.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa kasus kredit fiktif dari Bank BRI Cabang Veteran Palembang, Abdul Rasyid dan Amrah Muslimin, divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim PN Klas IA Tipikor Palembang, Selasa (19/6).

Sidang yang diketuai Ade Komarudin SH MH juga memutuskan kakak-beradik tersebut wajib membayar denda sebesar Rp 500 juta, subsider tiga bulan kurungan penjara.

"Kedua terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti masing-masing sebesar Rp 48 miliar lebih yang bisa diganti dengan penyitaan benda-benda berharga milik kedua terdakwa. Jika tidak punya, masa kurungan penjara kedua terdakwa ditambah tujuh tahun," ujar Ade.

Sebelumnya, kedua terdakwa dituntut JPU Alwie SH, satu tahun
lebih lama dari keputusan majelis hakim yakni 13 tahun kurungan
penjara. Sementara untuk denda, subsider, hingga uang pengganti
tidak ada yang beda.

Pada kasus ini, keduanya berfungsi sebagai kreditor Bank BRI
Cabang Veteran Palembang. Karena menginginkan pinjaman dalam
jumlah yang besar, keduanya memberikan 300 identitas kreditor
palsu kepada pihak Bank BRI Cabang Veteran Palembang.

Meski mengetahui itu palsu, Yandes dan Kustiati tetap menerima
300 identitas tersebut dan mencairkan dana pinjaman kepada Abdul
dan Amrah. Bersama Ishak, kelimanya dipanggil menjalani sidang
korupsi.
Penulis: Refli Permana
Editor: Sudarwan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas