Palembang Over Kuota BBM

Jika akhir-akhir ini banyak antre kendaraan di SPBU, itu karena memang kuota BBM di Sumsel berkurang.

Tayang:
Penulis: Eko Adiasaputro | Editor: Sudarwan
Palembang Over Kuota BBM - cholid.jpg
SRIPOKU.COM/EKO ADIASAPUTRO
General Manager (GM) Pertamina Fuel Retail Marketing Region II Sumbagsel Abdul Cholid
SRIPOKU.COm, PALEMBANG - General Manager (GM) Pertamina Fuel Retail Marketing Region II Sumbagsel, Abdul Cholid, menegaskan, pihaknya tidak pernah membatasi penyaluran atau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Jika akhir-akhir ini banyak antre kendaraan di SPBU, itu karena memang kuota BBM di Sumsel berkurang.

Cholid menjelaskan, Pertamina hanya menyalurkan BBM berdasarkan kuota yang ditetapkan BP Migas.

Untuk Sumsel, tahun ini kuota premium tidak lebih dari 702.588 Kiloliter (Kl) dan solar 607.538 Kl.

Kuota premium menurun sekitar 15 persen dan solar 7 persen dari tahun 2011.

Khusus Palembang, tahun ini kuota premium berjumlah 200.790 Kl dan solar 190.765 Kl.

“Untuk Palembang saja kita sudah over kuota sebesar 31 persen untuk premium dan 5 persen solar. Makanya kita harus melakukan pengetatan,” kata Cholid saat menggelar pertemuan dengan Asisten II Setda Sumsel Eddy Hermanto di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (9/5).

Menurut Cholid pertumbuhan kendaraan yang sangat pesat di Bumi Sriwijaya juga menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat konsumsi BBM.

Sebab saat ini pertumbuhan kendaraan roda dua dan roda empat di Sumsel mencapai 19 persen. Belum lagi ditambah adanya kemungkinan penyimpangan-penyimpangan atau penyelewengan BBM.

“Penyebab lainnya tentu tidak harus kita tutup-tutupi. Kepanikan masyarakat karena mendengar isu kenaikan harga BBM yang berkembang saat ini. Ujung-unjungnya banyak yang nimbun,” ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved