A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Perusahan Bisa Disanksi Pidana, Bila Tidak Ikut Jamsostek - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Sriwijaya Post

Perusahan Bisa Disanksi Pidana, Bila Tidak Ikut Jamsostek

Kamis, 26 April 2012 22:27 WIB
SRIPOKU.COM,PRABUMULIH-Bagi Perusahan-perusahaan khususnya diwilayah kota Prabumulih, dingatkan untuk tidak bertindak sembarangan kepada para pekerjanya.

Sebab, sudah kewajiban perusahaan yang memiliki lebih dari 10 pekerja, untuk menjaminkan pekerjanya melalui Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Dikarenakan, setiap pekerja memiliki hak untuk terlindungi keselamatannya dalam bekerja. Kalau melanggar, perusahaan itu bisa disanksi pidana dan denda sebesar Rp50 juta.
 
Terkait dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah kota Prabumulih, apakah para pekerjanya ikut dimasukan Jamsostek atau tidak, belum diketahui pasti.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker Trans) kota Prabumulih, Drs Alfian Herdi mengenai permasalahan itu, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap perusahaan di kota Prabumulih ini. Agar supaya perusahaan melaksanakan ketentuan yang telah diatur dalam amanat undang-undang.
 
"Sosilisasi dan pengawasan akan terus kita lakukan, salah satunya menyebarkan informasi dan mendata melalui surat . Agar perusahaan tersebut, melaporkan karyawannya yang ikut Jamsostek,"jelasnya.
 
Drs Alfian mengatakan, ketentuan itu sendiri diatur dalam UU No 3 tahun 1992 tentang Jamsostek, dan PP N0 14 tahun 1992 mengenai program penyelenggaraan Jamsostek.

"Ada ketentuannya, wajib ikut Jamsostek jika memiliki karyawan lebih dari 10. Kalau tidak bisa perusahaan tersebut bisa dipidana dan denda,"katanya, Kamis (26/4/2012).
 
Menurutnya, itu merupakan kewajiban perusahaan untuk melindungi para pekerjanya jika terjadi kecelakaan kerja atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Dibeberkannya, sesuai aturan sanksi pidana yang dikenakan berupa penjara 6 bulan atau denda Rp50 juta.

"Jika ada perusahaan yang tidak mengikutkan pekerjanya Jamsostek, silakan lapor kepada kita. Akan kita proses dan tindak lanjuti melalui pihak kejaksaan. Sanksinya jelas, penjara 6 bulan atau denda Rp50 juta," tegasnya.
 
Alfian juga tak menampik, bila ada beberapa perusahaan yang masih belum mengikutkan pekerjanya Jamsostek. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pendekatan secara persuasif, untuk mengingatkan pentingnya Jamsostek bagi pekerja.

"Kita utamakan pendekatan persuasif, kalau tidak bisa baru kita lakukan upaya selanjutnya memberikan sanksi dengan berkoordinasi dengan instansi terkait,"ujarnya.
Penulis: Andri Yanto
Editor: Hendra Kusuma
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas