Liga Inggris

Muamba Dilecehkan Disaat Dirinya Kritis

Seorang pemuda menulis kalimat yang melecehkan gelandang Bolton Wanderers, Fabrice Muamba tersebut secara rasial dan akhirnya ditangkap polisi.

Muamba Dilecehkan Disaat Dirinya Kritis - muamba1.jpg
AFP
Gelandang Bolton Wanderers, Fabrice Muamba, kini kondisinya masih kritis setelah pingsan karena serangan jantung pada pertandingan lawan Tottenham Hotspur di perempat final Piala FA, Sabtu (17/3/2012).
SRIPOKU.COM, LONDON - Di saat publik internasional memberikan dukungan moral dan mengirim doa atas kesembuhan Fabrice Muamba, ternyata ada juga yang bertindak memprihatinkan. Seorang pemuda menulis kalimat yang melecehkan gelandang Bolton Wanderers tersebut secara rasial dan akhirnya ditangkap polisi.

Muamba kini masih dalam kondisi kritis dan menerima pembiusan setidaknya selama 24 jam. Ia jatuh pingsan karena serangan jantung saat membela Bolton melawan Tottenham Hotspur pada perempat final Piala FA, Sabtu (17/3/2012).

Polisi South Wales melaporkan, pihaknya telah menangkap pemuda berumur 21 tahun. Dia diduga menulis kalimat pelecehan rasial kepada Muamba lewat akun Twitter.

Dalam pernyataannya, polisi mengatakan, "Polisi South Wales telah menangkap pemuda berumur 21 tahun dari daerah Pontypridd dalam hubungannya dengan pelecehan rasial lewat media sosial Twitter. Pemuda tersebut saat ini sudah ditahan di penjara di kantor polisi di Swansea."

Muamba sendiri saat ini masih kritis dan dalam monitor ketat para ahli jantung di London Chest Hospital. Pemain berumur 23 tahun tersebut didiagnosis mengalami masalah jantung, bahkan sempat berhenti berdetak hampir dua jam. Rumah sakit juga masih menggunakan alat pembantu agar jantung Muamba memompa dan berdetak.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved