Film The Best Teacher Syuting di Palembang

Dia adalah sarjana sastra, lulusan salah satu universitas di Singapura. Gadis ini, menunggu penerbangan ke kota

Film The Best Teacher Syuting di Palembang
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Salah satu adegan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Peta Provinsi Sumsel, terbuka di tangan seorang gadis belia, blesteran bernama Laurra (diperankan oleh Laura Auretta), di Bandara International Changi, Singapura.

Dia adalah sarjana sastra, lulusan salah satu universitas di Singapura. Gadis ini, menunggu penerbangan ke kota Palembang dalam rangka studi banding mengenai pendidikan yang ada di beberapa kota di Indonesia.

Itulah sepenggal bagian cerita dalam film layar lebar berjudul "The Best Teacher". Film berdurasi 85-105 menit ini, dibuat dan disutradarai oleh Adie Mohawk Shceetpov (29), dari rumah produksi Mohawk Film Jakarta.

Adie menuturkan, film tersebut mengambil beberapa tempat lokasi syuting seperti di bandara Changi Airport Singapura, Palembang, Jakarta dan Bangka Belitung.

Adie mengatakan, untuk lokasi syuting di Palembang, akan dilakukan selama dua minggu. "Kita juga sudah dua minggu disini, untuk melakukan survei lokasi, perijinan dan berbagai urusan lainnya," jelasnya saat diwawancarai Sripoku.com sebelum syuting dimulai.

Menurut Adie, di Palembang, pengambilan gambar berupa tokoh Laurra yang mengajar di dua sekolah, SMP Negeri 1 Palembang dan SMA Negeri Plus 17. Lalu, pengambilan gambar di atas Jembatan Ampera dan di salah satu tempat penjualan pempek yang belum dipilih lokasinya.

Pada cerita tersebut, Laurra melakukan studi banding di beberapa Kota Palembang dengan bergam suka dan duka yang belum pernah ia temui. Walaupun lahir dari orangtua berkebangsaan Indonesia, Laurra dari lahir dan besarnya, selalu di Singapura.

Keterbatasannya pada penggunaan Bahasa Indonesia, membuat siswa yang diajarnya menjuluki Laurra sebagai Bad Teacher. Sedih mendengarkan julukan tersebut, ia belajar terus dan akhirnya bisa dijuluki sebagai The Best Teacher, yang menjadi idola dan ditunggu oleh murid-murid.

Beberapa pemeran lokal dalam film tersebut, juga dilibatkan seperti Reaga (13) pemeran Ali, siswa SMP IGM. Lalu M Agus (13), pemeran Lucky, siswa SMP IGM, Guntur (15) pemeran Nino, siswa SMP IGM, Ahmad Nanda Syahputra (10) pemeran Edo, siswa SD Harapan Mulia serta Rizky Nopriansyah (13) pemeran Ahmad, siswa SMP IGM.

Penulis: Iswahyudi
Editor: Hendra Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved