A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Hilton Mauro Thom Moreira Diduga Ditahan - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Sriwijaya Post

Hilton Mauro Thom Moreira Diduga Ditahan

Senin, 27 Februari 2012 09:52 WIB
Hilton Mauro Thom Moreira Diduga Ditahan
Sripo/Dok
Hilton Mauro Thom Moreira
PALEMBANG, SRIPO — Striker andalan Sriwijaya FC, Hilton Mauro Thom Moreira sejak Minggu (26/2) hingga semalam diduga disel di Mapolresta Tangerang. Ia dijemput petugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Minggu (26/2) pagi.

Informasi yang dihimpun Sripo, pemain asal Brazil ini, dijemput empat petugas berseragam ketika hendak boarding pass pukul 07.00. Hilton yang bermaksud pulang ke Palembang, sempat menolak ketika diajak keluar dari ruangan boarding pass. Namun, setelah petugas menjelaskan dan berkomunikasi ia bersedia diajak ke Mapolresta Tangerang.

Salah seorang sumber terpercaya mengatakan, Hilton yang sudah sudah memegang tiket kepulangannya menuju Palembang, usai memperkuat Tim Brazil Selection, di acara Starbol Plaza Senayan, Sabtu (25/2) malam. “Namun tiba-tiba dijemput petugas sehingga batal boarding pass dan dibawa langsung ke Tangerang,” jelas pria yang tidak ingin disebutkan namanya.

Namun, pria yang juga sebenarnya cukup akrab dengan tim Laskar Wong Kito ini, mengaku tidak tahu persis apa masalah yang menimpa mantan pemain Persib Bandung ini. ”Kalau detailnya saya belum tahu, sebab dia masih di sana, menjalani pemeriksaan,” jelasnya.

Sementara itu, Polresta Tangerang tengah menyelidiki kasus pelecehan seksual yang dilakukan beberapa warga negara asing terhadap seorang pramugari salah satu maskapai penerbangan, kasus ini dilaporkan ke Polresta Tangerang.

Kejadian itu di luar areal Bandara, sang pramugari dalam laporannya mengaku diganggu dan dilecehkan beberapa orang asing. Namun, apakah kasus itu ada kaitannya dengan Hilton, pemain yang kini mencetak 9 gol untuk Laskar Wong Kito, belum diketahui secara pasti.
 
Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin yang dikonfirmasi belum tahu secara pasti masalah apakah yang membelit Hilton, sehingga ia kini harus berada di Mapolresta Tangerang. Hendri membenarkan, Hilton kini berada di Polresta Tangerang, namun tidak ditahan. “Ia hanya dimintai keterangan oleh pihak kepolisian,” jelas Hendri yang langsung berkomunikasi dengan Hilton usai mendapatkan kabar penahanan.

Ketika ditanyakan apakah terkait dengan masalah pelecehan seksual atau tindak pindana, anggota DPRD Banyuasin ini menjelaskan, belum jelas, ia juga membantah pemainnya itu terlibat kasus pidana, Karena Hilton bukanlah tipe pemain yang suka berbuat onar ketika di luar lapangan, dia juga bukan pemain mata keranjang.

“Hilton sendiri ketika saya hubungi juga belum mengerti, apa persoalannya, sehingga dia dijemput polisi dan harus memberikan keterangan. Namun ia bilang, hanya dimintai keterangan saja, dan kini tengah menunggu pengacaranya yang langsung didatangkan dari Brazil,” jelas Hendri.

Masih dikatakan Hendri, berdasarkan penjelasan Hilton, kasus yang membelit tandem Keith Kayamba Gumbs di lini depan SFC ini, tidak ada kasus apapun yang berhubungan dengan pidana atau perdata, namun disebutkan, Hilton berstatus sebagai pemberi saksi dari masalah yang tengah diselidiki pihak kepolisian.

”Dia akan berikan keterangan setelah pulang ke Palembang. Sejauh ini dia mengaku tidak ada masalah, hanya dimintai keterangan,” jelas Hendri.

Seperti diketahui Hilton dikenal pemain sedikit “li-cik” sebelum bergabung bersama SFC. Namun sikap itu hanya dilakukan di dalam lapangan. Dia kerap mendapatkan kartu kuning karena melakukan diving ataupun memprovokasi lawan. Pada 18 Desember 2011 silam ia dikeroyok Ismed Sofyan dkk di loby Hotel Swarna Dwipa usai laga kontra Persija Jakarta dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL). Namun di luar lapangan ataupun saat latihan Hilton anak yang baik, dia patuh. Bahkan Kayamba pun mengatakan pemain usia 31 tahun pemain profesional yang terus mau belajar.
(ndr/cw2)
Penulis: admin
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
112036 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas