A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tujuh Pesawat Aerobatik Australia Mendarat di Palembang - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Sriwijaya Post

Tujuh Pesawat Aerobatik Australia Mendarat di Palembang

Jumat, 10 Februari 2012 22:22 WIB
Tujuh Pesawat Aerobatik Australia Mendarat di Palembang
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Petugas pengisiian bahan bakar mengisi fuel pesawat King Air milik RAAF.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sebanyak tujuh pesawat aerobatik Pilatus PC-9A milik tim terbang Aerobatik Royal Australian Air Force (RAAF) mendarat di Base Ops Pangkalan TNI AU Palembang, Jumat (10/2) pagi.

Tim ini dikawal Asisten Atase Angkatan Udara Pembantu Letnan Satu (Peltu) Marcus Bagley dengan pasawat King Air RAAF A32-339. Menurut Bagley, mereka ini dari Australia untuk melakukan aerobatik di Bandara International Changi Singapura.

"Ada satu pesawat pendukung Hercules C130 tipe J, tapi dia langsung ke Changi Singapura. Sebelum refuel (mengisi ulang bahan bakar pesawat), kita dari Adi Sucipto Yogyakarta. Kita selama 10 hari di Singapura," ungkap Marcus Bagley yang mengenakan topi lebar tak lama setelah landing pukul 10.20.

Anak-anak berpakaian bebas dan pelajar di sekitar bandara lama yang melihat iring-iringan pesawat pun bersorak saling memberitahu teman-temannya ada pesawat bercat merah putih itu melintas dan hendak mendarat.

Sayangnya baik pihak Manajer PT Gapura Angkasa (Persero) Cabang Palembang Akhyar Dani Harahap tidak bisa memberikan komentar terkait bahan bakar yang diisikan ke delapan pesawat milik tentara Australia ini.

"Fuel dari Pertamina, total liternya kita nggak tahu," ujar Akhyar.

Sementara dari Lanud Palembang, Lakhar Danlanud yang juga Kadis Log Mayor Kal Yohanes bersama Kadis Pers Mayor Adm Rohmadony dan perwira serta anggota Lanud Palembang.

"Di sini kita koordinasi untuk refuel, parking pesawat di base ops Lanud Palembang,"  ujar Yohanes.

Sementara Marcus Bagley kepada Sripo meminta maaf tidak bisa berkomentar banyak tentang biaya pengisian ulang bahan bakar yang dikeluarkan.  "Any payments made by the RAAF are comercial-in-confidence and I cannot that information. I am sorry sir,"
jawab Bagley.

Tim ini sendiri bernama Squadron Leader terdiri dari tujuh pilot. Antara lain Mayor Matthew Plenty, Kapten Steve English, Kapten Hlenn Stegink, Kapten Coney Fischer, Kapten Jamie Braden, Lettu Steve Morris, dan komandannya Letkol Dave Penton.

"Kita siap melakukan atraksi di Singapura selama 10 hari di sana. Di Palembang ini ngisi fuel saja, karena kalau langsung ke Singapura nggak cukup fuel, jadi ngisi di Palembang. Cuaca di Palembang sepertinya lebih panas dari Yogyakarta yang barusan
kita darati tadi. Terakhir saya di ikut ke Indonesia 2010 akrobatik pada Jakarta Expo di bandara Halim. Sama halnya seperti TNI AU ada tim Jupiter, kita tim aerobatic Australia ini mau ke Singapura. Tidak ada misi lain. Sebetulnya yang melakukan aerobatic nanti enam pesawat. Sedangkan satu lagi itu sebagai cadangan," ujar Mayor Matthew Plenty didampingi Lettu Tek Sulfiantono yang rencananya akan mampir ke Palembang Senin (20/2).

Para rombongan RAAF ini menyempatkan diri menyantap makanan khas Palembang pempek di Base Ops Lanud Palembang. Setelah mengisi fuel seluruh pesawatnya, mereka pun kembali take off pukul 13.00 menuju.
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Hendra Kusuma
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas