Jumat, 3 Juli 2015

Palembang-Lahat 35 Menit

Sabtu, 21 Januari 2012 09:53

Palembang-Lahat 35 Menit
Sripo/Anton
Ilustrasi.

Kehadiran pesawat jenis Cassa ini juga diharapkan dapat membantu mobilitas pengusaha batu bara di Lahat untuk bepergian ke Palembang.
Semua itu akan terwujud setidaknya pada awal tahun depan 2013 saat lapangan terbang (lapter) di Desa Tebing Panjang Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, rampung pada akhir 2012.

“Pemerintah Kabupaten Lahat optimis pembangunan lapter selesai akhir tahun ini sehingga bisa secepatnya dioperasikan. Sampai saat ini pembangunannya memasuki tahap pengukuran landasan pacu (runway). Pembangunannya tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” jelas Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rifai, Jumat (0/1).

Ditegaskannya, dana pembangunan tidak diambil dari APBD Kabupaten Lahat. Dana berasal dari pihak swasta yang berinvestasi di Bumi Seganti Setungguan.

Saat ini Bandara Tebing Panjang masih terus dikerjakan di atas lahan sekitar 100 haktare. Adapun landasan pacu bandara sepanjang 1.500 meter sehingga bisa didarati pesawat berbadan kecil.
Ditambahkan Aswari, pembangunan fasilitas lain seperti gedung, gudang, serta sarana penunjang lain juga akan secepatnya dikerjakan.

Dengan beroperasinya bandara diharapkan masyarakat terutama kalangan pengusaha akan memanfaatkannya. Pada tahap awal akan digunakan pesawat berbadan kecil.

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan beberapa perusahan penerbangan. Manajemen Susi Air siap melayani rute penerbangan Lahat-Palembang. Masyarakat Lahat yang hendak ke Palembang dan ingin tiba dalam waktu singkat dapat menggunakan jasa Susi Air”katanya.

Saat ini dibutuhkan waktu lima hingga enam jam untuk tiba di Palembang. Sementara jika menggunakan jalur udara, diperkirakan hanya memakan waktu sekitar Rp 35 menit.

Halaman12
Penulis: admin
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas