Gempa Singkil Hanguskan 160 Toko

Tiga orang meninggal akibat gempa bumi berkekuatan 6,7

Gempa Singkil Hanguskan 160 Toko
ASSOCIATED PRESS PHOTO
AMBIL PROPERTI — Sejumlah warga mengambil properti dari rumah mereka yang rusak di Subulussalam, Aceh, setelah diguncang gempa berkekuatan 6,7 SR, Selasa (6/9).
ACEH, SRIPO — Tiga orang meninggal akibat gempa bumi berkekuatan 6,7 pada Skala Richter mengguncang Kabupaten Singkil, Aceh, Selasa (6/9) dini hari. Getaran gempa cukup kuat sehingga merusak banyak bangunan termasuk di Sibolga, di selatan Sumatera Utara, daerah terjauh dari pusat gempa.

Bahkan, 160 toko yang berada di Medan terbakar akibat korsleting listrik saat gempa terjadi. Sementara korban jiwa tercatat 3 orang meninggal dunia.

Pemerintah Kota Subulussalam Provinsi Aceh masih mendata jumlah kerusakan akibat gempa yang melanda Aceh Selasa dinihari tadi. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Subulusssalam, Fazri mengatakan, data sementara yang mereka himpun menyebutkan ada sekitar 200 unit bangunan yang rusak akibat gempa.

“Itu termasuk rumah sekolah dan kantor pemerintah juga rumah ibadah,” katanya, Selasa (6/9).
Menurut Fazri, fasilitas publik dan rumah penduduk yang rusak akibat gempa tersebar di lima kecamatan yaitu Kecamatan Longkib, Rundeng, Kecamatan Sultan Daulat, Simpang Kiri dan Penanggalan.

Pemerintah setempat kata dia, kini sedang berupaya memberikan bantuan seadanya dengan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh.
Kota Subulussalam berjarak 100 kilometer dari Aceh Singkil, pusat gempa berkekuatan 6,7 skala Richter yang terjadi dinihari tadi. Subulussalam merupakan kota hasil pemekaran dari Aceh Singkil.

Badan Nasional Pusat Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Selasa (6/9). mengungkapkan dampak gempa bumi 6,7 SR di Singkil Baru, tiga orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia tersebut atas nama Eddy Unjung (11) dan Darmo (60), dan seorang lagi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

“Tiga orang meninggal,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta.

Getaran gempa terasa antara lain di Sibolga dengan kekuatan III-IV Modified Mercally Intensity (MMI), Singkil (IV MMI), Nias (III MMI), Medan (III MMI), Sinabang Simelue (II-III), Banda Aceh (III), Padang (I-II),  Prapat (III - IV), Pulau Samosir (III - IV), Padang Pariaman (II - III).

Selain korban jiwa, gempa yang juga dirasakan kuat hingga Medan, mengakibatkan kerugian material. Yakni satu tempat ibadah dan rumah warga rusak berat, 15 rumah rusak ringan, satu unit gedung Akademi Kebidanan rusak berat.  Kemudian 160 toko kebakaran karena listrik hubungan arus pendek listrik.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan 6,7 SR  pada Sesar Semangko yang merupakan daerah rawan gempa. (tribunnews/isu/ewa)

Penulis: admin
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved