Sriwijaya FC Segera Patenkan Nama dan Logo

Sriwijaya FC tengah menunggu proses pengesahan agar nama dan logo dipatenkan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC tengah menunggu proses pengesahan agar nama dan logo dipatenkan, proses pengajuan sudah disampaikan kepada Balitbangda Pemprov Sumsel yang diteruskan ke Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Desember 2010 lalu. Tujuannya adalah agar SFC menerima perlindungan merek dan hak paten atas nama SFC.

"Sejak dibentuknya PT SOM kita langsung ajukan itu dan tengah menunggu proses pengesahan, tentunya kita mengikuti prosedur yang sesuai dan harapan kita, hak paten ini segera mendapatkan persetujuan dari Menkum dan Ham," jelas Presiden Klub SFC H Dodi Reza Alex, Sabtu (30/7/2011).

Seperti diketahui, disampaikan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, PT Persib Bandung Bermarbat (PT PBB) sudah lebih dulu memastikan nama Persib Bandung tidak akan digunakan pihak lain karena sudah resmi dipatenkan namanya sejak 31 Maret 2011 lalu. Nama Persib sendiri sudah didaftarkan namanya ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sejak 5 November 2009 lalu. Surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan HAM ditandangani oleh Direktur Merek, Yuslisar Ningsih dari Dirjen Hak Kekayaan Intelektual. Karena itu,  tim Persib Bandung akan menerima perlindungan merek selama 10 tahun, terhitung sejak tanggal penerimaan.

Melihat dari proses itu, dengan demikian lanjut Dodi, SFC tinggal menunggu proses, karena memang menyangkut birokrasi, maka pihaknya mengikuti prosedur yang ada.

Hal serupa juga disampaikan Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid yang ditugaskan mengawal proses administrasi dan proposal pengajuan hak paten penamaan SFC. Semua sudah diajukan Kepada Balitbangda pemprov sumsel, yang diteruskan ke Hakki.


"Sudah diajukan dan saat ini lagi nunggu proses. Memang bisa sampai sudah tahunan. Kalau soal target kapan proses itu keluar dari Kementrian Hukum dan HAM, kita mengunggu proses lebih lanjut. karena menyangkut birokrasi," jelasnya.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved