Sabtu, 20 Desember 2014
Sriwijaya Post

Anggota Panwascam Tandatangani Pakta Integritas

Minggu, 5 Juni 2011 16:21 WIB

SEBANYAK 14 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Muba yang akan mengawasi jalannya Pilkada Muba, telah menandatangani Pakta Integritas baik secara bersama atau pribadi.

Dengan ditandatanganinya pakta integritas tersebut, para Panwascam bisa dikenakan sanksi moral, sanksi administratif serta dapat dituntut ganti rugi dan pidana bila ada yang melanggar.

Penandatanganan Pakta Integritas tersebut disaksikan unsur Muspida usai pelantikan Panwascam di aula Wisma Atlet Sekayu, Sabtu (4/6/2011).

Tujuh poin pakta integritas yang ditandatangani 14 Panwascam ini antara lain akan menjaga profesionalitas, integritas, indepedensi dan netralitas, tidak melakukan kolusi, korupsi dan nepotisme, akan mengambil kebijakan melalui rapat pleno anggota Panwaslukada, melakukan pengawasan Pemilukada dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945, akan bekerja sungguh-sungguh, jujur, adil dan cermat demi suksesnya Pemilukada, akan menghindari kegiatan yang bertentangan atau melanggar perundang-undangan dan apabila melanggar pakta integritas ini bersedia dikenakan sangsi moral, sangsi administratif serta dapat dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku.

“Saya percaya Panwascam akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Ibrahim Hasan, Ketua Panwaslukada Muba.

Sementara itu guna membekali Panitia pengawas Kecamatan (Panwascam) dengan pengetahuan dan keterampilan yang handal dalam melaksanakan tugas pengawasan Pilkada Muba 2011, Panwaslukada Kabupaten Muba mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) bagi pengawas Pilkada Muba 2011 yang berlangsung di aula Wisma Atlet Sekayu selama dua hari hingga Minggu (5/6/2011).

Bimtek mendatangkan dua Asisten Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yaitu Yulianto dan Mimah Susanti. Yulianto menekankan penanganan pelanggaran yang bisa dilakukan Panwaslucam baik laporan dan temuan dugaan  pelanggaran administrasi, pidana dan kode etik  dalam Pilkada Muba 2011.

Sedangkan Mimah Susanti lebih fokus pada teknis pengawasan tahapan Pilkada Muba hingga penetapan calon terpilih yang harus diawasi Panwascam.

Oleh: Ahmad Naafi
Anggota Panwaslukada Muba
Editor: Soegeng Haryadi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas