A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kuncen Dempo Temukan Pusaka Raje Nyawe - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Sriwijaya Post

Kuncen Dempo Temukan Pusaka Raje Nyawe

Rabu, 1 Juni 2011 09:22 WIB
Kuncen Dempo Temukan Pusaka Raje Nyawe
Sripo/Mg16
Wahadi saat menunjukkan tongkat peninggalan Puyang Raje Nyawe
PAGARALAM, SRIPO — Juru kunci (kuncen) Gunung Api Dempo Wahadi menemukan tongkat yang terbuat dari besi kuning. Pada ujung tongkat dengan panjang satu meter dan berat sekitar 500 gram itu, terdapat sepasang kepala naga.

Berdasarkan wangsit yang diterimanya, Wahadi meyakini tongkat tersebut merupakan tongkat peninggalan Puyang (nenek moyang) Raje Nyawe yang merupakan orang berkuasa di Pagaralam pada zaman dahulu.

Berdasarkan keterangan Wahadi, tongkat yang terbuat dari kuningan tersebut memiliki kepala naga betina dan jantan, yang hampir seluruh bagian tongkat dihiasi dengan berbagai ukiran berbentuk ular termasuk tulisan jawa kuno.

Tongkat tersebut memang merupakan peninggalan nenek moyang masyarakat Besemah. Karena sebelum mendapatkan benda yang diyakini memiliki kekuatan mistis tersebut, dirinya sempat bermimpi saat akan menemukan tongkat tersebut saat sedang berada di puncak Gunung Dempo.

“Memang sebelum menemukan tongkat Raje Nyawe ini saya pernah bermimpi saat berada di Puncak Gunung Api Dempo. Dalam mimpi itu saya melihat ular,” ujar Wahadi warga Kampung II, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara.

Semedi
Setelah mendapat petunjuk (wangsit) lewat mimpi tersebut, Mahadi memutuskan untuk bertapa di puncak gunung. Ritual ini biasa dilakukan untuk mencari petunjuk agar kawasan di sekitar gunung terhindar dari bencana.

“Saat saya sedang melakukan ritual, tidak lama setelah itu mumcul seekor ular. Saat melihat ular tersebut saya langsung berkeinginan untuk memegangnya. Pada saat saya pegang itu tiba-tiba ular tersebut langsung berubah menjadi tongkat berkepala naga,” jelasnya.

Sesuai dengan pesan dalam mimpi yang beberapa hari sebelumnya. Tongkat itu menurutnya merupakan pemberian dari “Puyang Raje Nyawe” yang merupakan salah satu orang yang sangat berpengaruh di Tanah Besemah pada zaman dulu.

“Tongkat ini terbuat dari besi kuningan, di atasnya ada sepasang kepala naga dan sepanjang tongkat dihiasi dengan ukiran termasuk ular serta tulisan huruf jawa kuno,” katanya.
Wahadi yang baru saja mendapatkan gelar dari 17 Puyang yang ada di Gunung Dempo sebagai Tantako yang sampai saat ini Wahadi belum mengetahui apa makna pemberian nama tersebut.
“Memang tongkat ini memiliki kelebihan, namun saya tidak ingin mempertunjukkannya. Karena saya takut hal tersebut akan membuat masyarakat syirik,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kota Pagaralam, Syafrudin, mengatakan penemuan ini bukanlah yang pertama kali di Pagaralam. Ia menganggap penemuan itu wajar mengingat Pagaralam merupakan daerah yang diperkirakan kawasan kerajaan sehingga banyak peninggalan bersejarah.

“Bukti lain ada penemuan keris, cemeti, arca, kapak batu, megalit dan masih banyak peninggalan para sejarah lainnya. Hal ini menjadi salah satu daya tarik yang ada di Pagaralam, jadi diharapkan masyarakat jika mendapatkan hal-hal yang sama agar dapat menghubungi pihaknya agar penemuan tersebut dapat dipublikasikan,” ujarnya. (mg16)
Penulis: admin
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
69580 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas