Jadi Miliarder dalam 10 Tahun

Tung Desem Waringin (sub)
Jadi Miliarder dalam 10 Tahun

NAMA Tung Desem Waringin begitu terkenal sebagai salah satu motivator terbaik negeri ini. Pun ketika selama dua hari berada di Palembang, banyak Wong Kito yang memujinya.

Tidak seperti motivator kebanyakan yang relatif “hanya” jago memotivasi audiensnya, justru Tung telah membuktikan isi ceramahnya bagi dirinya sendiri.

Dia mempraktikkan langsung kiat-kiat marketingnya hingga menjadi sosok miliarder alias kaya raya.

Oleh : Lisma Noviani


MASIH ingat aksi “bagi-bagi” uang dan tiket seminar senilai Rp 100 juta yang dilakukan Tung Desem Waringin di Stadion Sepak Bola Baladika Kesatrian Serang?

Aksi tersebut menimbulkan berbagai komentar. Ada yang memandang sebelah mata, tetapi juga banyak yang justru memuji ide tersebut. Bagaimana tidak? Dengan aksi tersebut, ia semakin dikenal bukan saja di kawasan Asia tetapi juga ke berbagai negara di dunia.

Alasan utama Tung Desem Waringin melakukan aksi tersebut tidak lain sebagai media promosi bagi peluncuran bukunya kedua berjudul Marketing Revolution. Ide ini bisa disebut sebagai sebuah perumpamaan dalam strategi marketing.

Tung ingin menunjukkan bahwa banyak promosi yang sia-sia dalam pemasaran produknya. Menurutnya, daripada dana promosi tersebut digunakan untuk memasang iklan, baliho, dan

sebagainya yang tidak bisa diukur sejauh mana promosi itu dapat sampai, lebih baik uang tersebut dibagikan kepada masyarakat.

Itu pula salah satu isi ceramahnya, ketika tampil sebagai pembicara Seminar Financial Revolution yang berlangsung akhir pekan lalu. Ratusan orang ingin tahu kiat suksesnya sampai rela hingga malam hari mengikuti seminar. Tapi apa kata Tung, melihat antusiasme Wong Plembang ?

“Tahu saja (ilmunya), tidak ada gunanya. Mempraktikkan apa yang Anda ketahui adalah segalanya,” ujarnya menyemangati peserta seminar agar segera berubah baik secara pemikiran maupun eksyen dalam meraih sukses setelah mengikuti seminar.

Tung sendiri mengaku bukanlah dari keluarga kaya raya. Dilahirkan dari keluarga sederhana, Tung Desem Waringin yang lahir di Solo, 22 Desember 1967 ini sejak kecil telah mengalami berbagai macam kesulitan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved