A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Ribuan Peserta Hadiri Jord Jamaah Tabligh - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Sriwijaya Post

Ribuan Peserta Hadiri Jord Jamaah Tabligh

Senin, 18 April 2011 13:56 WIB

HUKUM alam menyatakan bahwa arah naik itu harus dengan usaha/tenaga sedangkan untuk arah turun tidak perlu usaha/tenaga karena telah ditarik oleh gravitasi bumi.

Demikian diungkapkan Ustaz Muhlisun dari Magelang saat memberikan pembekalan para dai Jamaah Tabligh pada acara Jord Sumsel 2011 di Pondok Pesantren Al-Fatah Betung Banyuasin, Sumatera Selatan (Sabtu, 16/4/2011).

Diartikan bahwa jika iman mau naik maka harus dengan usaha atas iman (zikir, taklim, ibadah, ikram/akhlak dan dakwah).

"Sebaliknya jika iman maunya turun, tidak perlu usaha, biarkan aja, sebentar saja sudah turun (turun otomatis)," tambahnya.

Jord Sumsel Jama’ah Tabligh 2011 adalah semacam musyawarah daerah tingkat provinsi yang dihadiri oleh utusan-utusan dari berbagai daerah kabupaten se-provinsi. Hadir malam itu lebih kurang 2.500 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, bahkan hadir juga utusan dari Jambi dan Babel (Bangka Belitung). Jamaah tabligh, sebagaimana dimaklumi bukanlah suatu organisasi masyarakat-keagamaan yang memiliki struktur hirarkhis. Namun, lebih cenderung bersifat spontanitas yang mementingkan bentuk musyawarah anggota sebagai pemegang otoritas.

Pimpinan kelompok memang ditunjuk untuk jangka waktu tertentu, tetapi sebatas hasil musyawarah sederhana sesuai sunnah Baginda Rasulullah SAW.

Pimpinan kelompok bukanlah orang yang memiliki otoritas mutlaq, tetapi sekedar koordinator anggota kelompok dan pengambil keputusan terakhir berdasarkan usulan anggota. Anggota ini tidak terikat oleh kelompoknya, namun bisa berubah-rubah setiap saat seperti layaknya sebuah rombongan musafir yang memiliki tujuan sama, dengan kendaraan sama dan waktu yang sama.

Setelah sampai pada tujuan dan selesai program, kelompok ini membubarkan diri. Jamaah Tabligh tidak mengajarkan suatu cara ibadah berdasarkan suatu madzhab tertentu, namun hanya sekedar mengajak orang (anggota rombongan maupun orang lain) untuk menyempurnakan amalan agama sesuai kefahaman masing-masing. Hal terpenting yang diupayakan dalam Jamaah Tabligh adalah, bagaimana iman seseorang bisa semakin meningkat dengan banyak berkorban di jalan Allah yakni dengan berdakwah.

Ustaz Muhlisun mengingatkan bahwa imannya para malaikat tetap tinggi karena mereka menyaksikan kekuasaan Allah langsung. Imannya para Nabi dan Rasul semakin meningkat, karena selalu mendapat ujian. Imannya para sahabat nabi turun naik sesuai kondisi kebersamaan Rasulullah SAW ketika hidupnya.

Sedangkan imannya umat ini (manusia sekarang) “keluar-masuk”.  "Pagi beriman, sore kafir. Sore beriman, pagi kafir. Karena itulah usaha meningkatkan iman ini sangat penting. Iman tidak hanya percaya (saja) namun harus yakin," katanya.

Untuk meraih keyakinan yang hakiki hanya ada satu cara yaitu cara dakwah ilallah (mengajak taat kepada Allah). Akhir dari acara Jord dibentangkan ‘takazah’ (keperluan) agama antara lain takazah keluar (khuruj) di jalan Allah untuk dakwah dan memperbaiki diri sendiri (islah diri).

Alhamdulillah akhir acara malam itu terbentuk rombongan khuruj empat bulan ke negeri jauh (India Pakistan, Banglades), rombongan 40 hari ke wilayah Indonesia dan tiga hari di daerah masing-masing. Bayan (pembelakalan) disampaikan selama satu jam tanpa bosan-bosan diikuti  peserta dari pukul 19.30 sampai 20.30 WIB.

Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
65734 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas