Rabu, 8 Juli 2015

Rumah Elegan Dengan Desain Klasik Tradisional

Sabtu, 13 November 2010 21:18







BANYAK macam
- cara untuk menata dan memperindah rumahnya. Banyak gaya yang sudah dianut warga Indonesia untuk mempercantik rumah, seperti gaya kontekstual, klasik tradisional, maupun kosmo, serta disusul dengan maraknya desain modern minimalis. Kesemuanya tampil dengan ciri khas dan keunikan masing-masing, tergantung kepribadian serta keinginan si pemilik rumah.

Seperti yang diterapkan Sri Rahayu Suroso, yang cendrung memoles rumahnya yang berada di Jl Dharmapala No 33 Palembang dengan beberapa ukiran serta kramik untuk dijadikan penghias rumah. Kesan rumah yang bertema klasik tradisonal begitu kental dengan penempatan kramik-

kramik kuno di ruang tamu, ruang keluarga dan teras bagian belakang rumah. Ditambah lagi dengan furnitur yang berdesain klasik dengan ukiran dan berbagai corak. Atmosfer klasik tempo dulu benar-benar tersaji di depan mata. Bila Anda masuk ke dalam rumah, maka akan terasa elegan.

Menurut Sri Suroso ini, rumahnya yang sudah berdiri sejak tahun 1980 ini awalnya berdesain minimalis. Hingga dilakukan perehaban pada tahun 1986 dan lambat laun berganti desain menjadi lebih klasik tradisional. Pergantian ini disebabkan hobinya yang suka mengumpulkan barang-barang kuno seperti kramik serta ukiran dengan berbagai corak. Namun ia tidak ingin  disebut

kolektor, karena menurutnya hanya sebatas hobi saja serta mengembangkan tata rumah.
Awalnya penataan keramik belum seperti sekarang. Sebelumnya rumahnya lebih didominasi dengan berbagai furnitur klasik. Berbagai corak ukiran tersaji baik lemari, meja, serta kursi. Mulai dari ukiran khas Jawa, Madura, serta Palembang menghiasi isi rumah. Untuk lebih mempermanis, ia kemudian menggunakan keramik sebagai penyeimbang. Keramik dari berbagai jenis pun satu

persatu dikumpulkan di sela-sela kesibukannya. Mulai dari keramik modern, hingga keramik kuno yang sudah berumur ratusan tahun. Baik itu buatan cina, Jepang serta Eropa. “Semua keramik saya beli dari dalam negeri. Tidak ada yang dari luar,” imbuh penyuka traveling ini.
Teras Belakang Rumah

Nuansa desain klasik tradisional juga tersaji di teras bagian belakang rumah Sri Suroso. Dua buah kursi besar dengan ukiran Jawa dan Madura di letakan di sisi kiri teras seluas 8x8 M. Lampu gantung  yang bergaya kuno serta kursi malas yang diletakan di pojok kiri, semakin menguatkan sisi tradisonalnya.

Halaman12
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas