• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 30 September 2014
Sriwijaya Post

Densus 88 Lacak Kepala BKD Pagaralam

Jumat, 8 April 2011 09:51 WIB
Densus 88 Lacak Kepala BKD Pagaralam

Logo Densus 88.

rdsfmsolo.com

PAGARALAM, SRIPO — Detasemen Khusus (Densus) 88 berhasil melacak keberadaan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pagaralam Sukaimi. Hal ini diungkapkan Kapolres Pagaralam AKBP KA Sholeh, Kamis (7/4).

 Dari hasil kerja sama Polres Pagaralam dan Densus keberadaan kepala BKD akhirnya diketahui saat ini kepala BKD tidak sedang melakukan pengobatan di Malaka, namun sedang bersembunyi di Pulau Dewata Bali.

 Pencarian oleh Densus 88 terpaksa dilakukan sebab Kepala BKD Sukaimi sudah beberapa kali menolak panggilan pihak Polres. Sukaimi akan dimintai keterangan terkait dugaan penyelewengan seleksi calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) formasi 2009. Sukaimi selalu menghindar dengan alasan sakit.

 “Kita hanya ingin membuktikan apa benar Kepala BKD sakit dan sedang berobat ke Malaka. Namun setelah dilakukan pelacakan olah Densus 88, ternyata kepala BKD ini sedang berada di Bali. Saya memang minta bantuan Mabes Polri untuk mendeteksi keberadaan kepala BKD ini,” ujarnya.

 Kapolres mengatakan, silakan saja yang bersangkutan berbohong atau tidak memenuhi panggilan dengan alasan berobat di luar negeri. Namun dari hasil pelacakan sudah dapat dipastikan Kepala BKD Sukaimi saat ini sedang berada di Bali.

 “Kita bukan hanya akan segera melakukan penetapan tersangka dalam dugaan tindak penyimpangan kasus kecurangan yang dilakukan Kepala BKD Pagaralam. Kita juga akan menerapkan pasal baru terhadap siapa saja yang akan menjadi tersangka dalam kasus ini,” jelasnya.

 Sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan kembali terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam, H A Fachri, selaku Ketua Panitia seleksi CPNS. Dari keterangan sekda, dia sama sekali tidak mengetahui proses penentuan dan termasuk saat rapat di Palembang.

 “Ketua panitia A Fachri saat dipemeriksaan penyidik mengaku tidak mengetahui tentang hasil seleksi CPNS tersebut. Semunya dilakukan pihak BKD. Bahkan saat rapat penentuan hasil tes saja ketua panita ini tidak dilibatkan kecuali saat hasil tes sudah diumumkan,” katanya.

 Dijelaskan, seharusnya, semua proses seleksi CPNS yang bertanggung jawab adalah ketua panitia. Termasuk pada saat penyerahan berkas kelulusan ke Balitek Unsri. BKD hanya menerima bahan jadi yang diserahkan oleh panitia.

 “Namun yang terjadi di Pagaralam ini ketua panitia justru tidak banyak tahu karena semuanya diambil alih oleh Kepala BKD,” ungkapnya.

Saat pihak penyidik menanyakan tentang keberadaan kepala BKD kepada Sekda, ia mengatakan tidak tahu persis keberadaan kepala BKD saat ini.

 Tak Komentar Sementara pengacara Pemkot Pagaralam Gress Selly saat dikonfirmasi mengatakan, tidak mau komentar tentang masalah ini. “Jika Kapolres yang menyatakan hal itu silakan tanya langsung kepada kapolres.

 “Saya tidak bisa berkomentar karena yang memberi informasi adalah kapolres maka silakan tanya kepada kapolres,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/4).

 Saat disinggung tentang keberadaan Kepala BKD, Gress Selly mengatakan tidak tahu dimana keberadaannya.

“Saya tidak tahu tentang keberadaan kepala BKD saat ini,” jelasnya. (mg16)

Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
64913 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas