80 Tahun 3 Desa Gelap Gulita

80 Tahun 3 Desa Gelap Gulita

TALANG CAMAI — Warga di tiga Desa yaitu Talang Camai, Talang Petai dan Talang Sawah masih belum menikmati sarana penerangan selama hampir 80 tahun.

SRIPO/WAWAN SEFTIAWAN

PAGARALAM, SRIPO — Selama hampir 80 tahun warga tiga desa yang ada di Kelurahan Silibar Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam masih belum menikmati aliran listrik. Tiga desa tersebut yaitu Desa Talang Camai, Desa Talang Sawah dan Desa Talang Petai.

 Padahal pada tiga desa tersebut terdapat 113 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 700 jiwa. Di desa Talang Camai ada 56 KK, desa Talang Sawah 37 KK dan Desa Talang Petai ada sekitar 20 KK. Meskipun lokasi tiga desa ini tidak jauh dari pusat kota yang berjarak hanya 9 kilometer saja namun sampai saat ini kawasan tersebut masih belum dialiri listrik.

 “Sudah sejak 80 tahun yang lalu kita mengalami kondisi ini. Ironisnya, desa kami dekat dari pusat kota. Selain itu saat ini sudah ada beberapa fasilitas pemerintah yang dibangun di desa kami ini. Misal, Pusat Kesehatan Kelurahan (Puskeskel) yang membutuhkan penerangan,” ujar Okta, Ketua RT 14 Talang Camai, Senin (3/1).

 Warga setempat berharap meskipun daerah tersebut merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten Lahat. Mereka masih perlu perhatian dari pihak pemerintah agar dapat memberikan fasilitas penerangan di tiga desa tersebut.

 “Meskipun daerah kami ini merupakan daerah Ambalat atau dengan kata lain daerah perbatasan dengan kabupaten Lahat kami juga harus diperhatikan karena kami merupakan salah satu daerah milik Kota Pagaralam,” tambah Okta.

 Masyarakat setempat sudah mengajukan permohonan ke pihak provinsi untuk bisa memasukkan sarana listrik ke daerah tersebut namun belum ada realisasinya.

Tidak hanya itu setiap ada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan warga setempat selalu memproritaskan untuk sarana penerangan.

 “Saya sebagai ketua RT setiap kali ada musrenbang selalu memprioritaskan untuk pembangunan sarana penerangan karena sarana itulah yang saat ini sangat kami butuhkan,” lanjutnya.

 Ditambahkan Wansah ketua RT 13 Desa Talang Sawah, jika nantinya aliran listrik sudah ada maka masyarakat setempat akan semakin maju. Karena dengan adanya sarana tersebut maka masyarakat dapat menikmati berbagai macam alat elektronik.

 “Jangankan untuk menonton televisi agar tahu informasi. Untuk menghidupkan lampu saja kami tidak bisa,” ditambahkannya.

 Camat Pagaralam Utara Bhakti N Msi mengatakan, pihaknya telah mengajukan usulan kepada pihak pemerintah Kota Pagaralam. Namun untuk realisasinya pihaknya masih belum tahu pasti.

“Kami telah menerima usulan dari masyarakat di tiga desa tersebut saat musrenbang beberapa waktu lalu. Usulan mereka juga telah kita ajukan ke pemerintah kota. Namun untuk realisasinya kita masih belum tahu kapan,” ujarnya.

 Terpisah Kepala PLN Ranting Pagaralam, Agus mengatakan, untuk dapat mengalirkan listrik ke lokasi tersebut warga setempat harus mengajukan usulan ke PLN Pagaralam agar pihaknya dapat melakukan survei.

 “Kami bisa mengalirkan listrik ke kawasan tersebut. Warga setempat harus mengajukan usulan ke PLN Ranting Pagaralam. Yang mengajukan akan kita survei,” jelasnya.

 Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Yunali mengatakan, pihaknya sudah memprogramkan pembangunan jaringan listrik di sejumlah daerah yang ada di Pagaralam termasuk daerah tiga desa tersebut. Namun pihaknya masih perlu mendata jumlah daerah yang belum terpasang jaringan listrik dari PLN.

“Kita akan segera melakukan pendataan daerah-daerah yang selama ini belum dipasang jaringan listrik,” ungkapnya. (mg16)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved